AWAS KUTIL KELAMIN MENGINTAI PEREMPUAN, INI CARA MENJAGA KEBERSIHAN MISS V

KOMPAS.com - Kutil kelamin atau genital warts yang disebabkan oleh infeksi human papilloma virus (HPV), adalah salah satu penyakit menular seksual yang harus diwaspadai oleh perempuan. Pasalnya, prevalensi kutil kelamin di seluruh dunia sejak 2001 hingga 2012 pada perempuan adalah 120,5 kasus per 100.000 per tahun. Dengan puncak usia pada perempuan yang mengalami kutil kelamin adalah 24 tahun. Sedangkan di Indonesia, diperkirakan sebanyak 62,5 persen perempuan usia 25 sampai 45 tahun telah terkena kutil kelamin. Hal itu disampaikan Spesialis Kulit dan Kelamin (Dermato-venereologi) Klinik Pramudia, dr Amelia Soebyanto, Sp.DV, dalam webinar yang digelar pada Rabu (15/6/2022).
Dipaparkannya, cara mencegah kutil kelamin ialah dengan tidak bergonta-ganti pasangan seksual, serta melakukan hubungan seks aman, yakni menggunakan pelindung atau kondom.
Selanjutnya, menerapkan gaya hidup sehat dengan menghindari konsumsi minuman beralkohol maupun merokok. Menurut dr Amelia area kewanitaan, atau Miss V merupakan organ yang sangat penting untuk dijaga kebersihannya. Terutama pada mereka yang sudah aktif berhubungan seksual, lantaran berisiko tinggi tertular penyakit kutil kelamin. Adapun cara menjaga kebersihan vagina adalah dengan selalu membasuhnya menggunakan air mengalir yang bersih. "Kalau bisa (air) hangat lebih bagus, ceboknya juga dari depan ke belakang. Jangan dari belakang ke depan, sama saja kita masukin kotoran dari anus belakang ke vagina kita. Jadi cara bersihinnya harus dari depan ke belakang," ungkapnya. Selain infeksi virus HPV, vagina juga rentan terkena infeksi jamur dan bakteri yang bisa menyebabkan berbagai penyakit. Sebagian orang mungkin membersihkannya dengan sabun kewanitaan, untuk mencegah infeksi tersebut. Namun, Amelia tidak menganjurkan untuk menggunakan sabun terlalu sering untuk membersihkan area kewanitaan. Sebab, vagina sebenarnya memiliki tingkat keasaman dan bau yang khas. "Memang vagina kita relatif agak sedikit berbau, tapi berbau itu berarti vagina kita sudah cukup asam kondisinya, sehingga menurunkan risiko terjadinya infeksi bakteri, infeksi jamur," tutur Amelia. "Infeksi jamur maupun bakteri juga enggak mau nempel di situ. Jadi janganlah kita hilangkan itu dengan pembersih-pembersih vagina terlalu sering, atau yang dimasukin ke dalem vagina yang disemprotin juga jangan," lanjutnya.

 

Apabila ingin membersihkan vagina dengan sabun, kata dia, Anda dapat menggunakan sabun tanpa pewangi yang lembut agar tidak mengiritasi kulit. Dirinya juga menekankan bahwa penggunaan sabun, tidak disarankan untuk dilakukan setiap hari. Anda bisa menggunakannya satu kali saja dalam sepekan. Upaya untuk menghindari infeksi jamur dan bakteri selanjutnya ialah, menggunakan celana dalam berbahan katun. Bahan tersebut mampu untuk menyerap keringat, dan tidak membuat area kewanitaan menjadi lembap. "Jangan (celana dalam berbahan) yang licin itu enggak menyerap keringat, akhirnya nanti lebih gampang basah, terus area kewanitaan kita jadi basah terus, lembap nanti jadi malah infeksi jamur," imbuhnya.  Hindari pula menggunakan celana dalam yang terlalu sempit, karena dapat menyebabkan gesekan di kulit. Nantinya, kulit justru bisa terinfeksi jamur, bahkan mengalami iritasi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Awas Kutil Kelamin Mengintai Perempuan, Ini Cara Menjaga Kebersihan Miss V", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/sains/read/2022/06/16/200500123/awas-kutil-kelamin-mengintai-perempuan-ini-cara-menjaga-kebersihan-miss-v?page=all#page3.

Kontak Informasi

Jl. KH.Moh.Mansyur No.205, RT.1/RW.1, Krendang, Tambora, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11250.

Telepon (021) 63855777

WhatsApp 08112777549

Fax (021) 63855778

Email Infodok@pramudia.co.id

Jam Buka Klinik

Senin - Jumat :
11.00 - 19.00
Sabtu :
11.00 - 19.00
Minggu :
TUTUP